BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bencana dapat Terjadi Saat Peralihan Musim


BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai bencana yang bisa terjadi pada masa peralihan musim di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pada masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau, yang menyebabkan terjadinya angin kencang, hujan lebat sampai sedang tiba-tiba dan panas terik,” tutur Kepala BMKG Stasiun Meteorologi El Tari, Agung Sudiono Abadi, Sabtu (02/05/2020).

Agung mengatakan hal itu lantaran terkait hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah NTT dalam beberapa hari terakhir ini.

Menurut Agung, wilayah NTT sudah memasuki masa peralihan musim. Di masa peralihan ini, sangat potensial terjadinya hujan deras disertai angin kencang.

Dirinya memaparkan, berdasarkan analisis curah hujan di NTT, ada 10 zona musim atau 70 persen zona musim (ZOM) yang telah memasuki musim kemarau.

Untuk diketahui, ZOM yang telah memasuki musim kemarau itu di antaranya ZOM 247 meliputi Sikka bagian Selatan, Flores Timur bagian Barat Daya, ZOM 248 meliputi wilayah Sikka bagian Utara, Flores Timur bagian Barat Laut, ZOM 250 meliputi wilayah Adonara, Solor dan Lembata.

Berikutnya, ZOM 243 yang meliputi wilayah Manggarai bagian Tenggara, Manggarai bagian Selatan, Manggarai Timur bagian Selatan, Ngada bagian Selatan dan Tenggara dan Nagekeo bagian Selatan serta ZOM 245 dan 246 meliputi wilayah Nagekeo bagian Utara, Ende bagian Utara, Sikka bagian Barat dan Ende bagian Selatan.

Sedangkan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan (HTH), wilayah NTT pada umumnya mengalami HTH kategori menengah (11-20) hari,” papar Agung Sudiono menutup pembicaraan. (ant/gus)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 8581908726222991341

Terbaru






close





Populer

Comments

item