Keluar Masuk Jakarta Wajib Miliki SIKM


PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan membatasi membatasi warga yang akan masuk Ibu Kota pada arus balik. Masyarakat yang diperbolehkan melintas wajib menunjukan surat izin keluar-masuk (SIKM).

“Semuanya wajib menunjukkan SIKM kecuali tentu untuk pergerakan logistik dan barang ini kita perlancar,” ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syahrin Liputo setelah mengikuti rapat koordinasi di Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/5/2020).

Kendati begitu, Syahrin mengimbau kepada transportasi angkutan barang tidak digunakan mengangkut warga yang balik ke Jakarta. Pihaknya akan melakukan tindakan tegas jika hal itu ditemukan.

“Jika diidentifikasi ada mobil barang atau angkutan logistik yang digunakan untuk mengangkut orang, akan kita lakukan pemeriksaan secara ketat dan tentu operatornya akan dikenai denda sesuai dengan peraturan gubernur, ada denda Rp 10 juta,” tuturnya.

Lebih lanjut Syahrin mengingatkan warga yang hendak mengurus SIKM adalah orang-orang yang mendapat pengecualian. Hal ini telah tertuang dalam Pergub 33 Tahun 2020, dimana ada lima kategori yang dikecualikan.

“Perlu diingat bahwa yang boleh mengurus SIKM selama PSBB hanya mereka yang memiliki kegiatan yang dikecualikan. Jadi sesuai Pergub Nomor 33 Tahun 2020, ada lima kategori yang dikecualikan. Selama di luar itu, pasti akan tertolak,” tukasnya. (zia/pmj)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 5046877508994414035

Terbaru






close





Populer

Comments

item