Ini Penjelasan KIB Terkait Pesan Berantai di WhatsApp


SALAH satu relawan Jokowi yang tergabung dalam organisasi Dewan Pimpinan Nasional Kebangkitan Indonesia Baru (DPN-KIB) meluruskan informasi dalam sebuah pesan berantai WhatsApp (WA).

Ketua umum KIB Reinhard Parapat melalui juru bicaranya, Eddie B Siagian, S.H mengatakan, ada 3 orang nama berikut organisasi kami yang diikut sertakan namun tanpa ada konfirmasi sebelumnya.

"Klarifikasi atas beredarnya broadcast dengan nama orang berikut nama organisasi Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) dengan nomor 57, 62 Dan 76 tanpa ada konfirmasi kepada organisasi kami berdasarkan pesan WA berantai," kata Eddie kepada PenaOne.com Rabu 17 Juni 2020.

Eddie dengan tegas menegaskan, jika nama organisasi KIB tidak pernah diminta ijin maupun memberikan ijin dalam pesan berantai itu.

"Dengan ini menyatakan DPN-KIB tidak pernah organisasinya dipakai dan atau digunakan dalam persetujuan dalam pernyataan WA berantai yang di pakai Kelompok Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) tersebut," ujarnya.

Atas adanya klarifikasi ini, lanjut Eddie, KIB tidak bertanggungjawab atas apapun yang terjadi dibelakang hari.

"Dengan surat klarifikasi ini, isi dan pernyataan WA berantai ARJ tersebut bukan menjadi tanggungjawab organisasi kami (KIB)," pungkas Eddie B Siagian.

Sebelumnya, sebuah lembaga yang mengatasnamakan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menebar pesan berantai melalui WhatsApp yang isinya sebagai berikut;

BONGKAR....👊
BONGKAR....👊
BONGKAR....👊

Presiden JOKOWI dalam Belenggu Boss Mafia BUMN

"Kami Aliansi Relawan Jokowi ( ARJ ) mengutuk keras kinerja Erick Tohir"

"BUMN bukan lah perusahaan milik pribadimu wahai Erick Tohir"

Dalam pesan berantai tersebut, disertakan nama-nama orang dan organisasi pendukung Jokowi salah satunya KIB dengan nomor urut 57, 62 dan 76. (tan/rid)
Reaksi: 

Berita Terkait

PERISTIWA 5970137476872021951

Terbaru






close





Populer

Comments

item