PDIP Resmi Laporkan Soal Pembakaran Bendera


PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) telah resmi membuat laporan ke pihak kepolisian melalui DPD PDI-P Jakarta terkait kasus pembakaran bendera PDI-P pada saat aksi tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR pada Rabu (24/6).

Untuk Pasal yang dipersangkakan dalam laporan itu yakni Pasal 160, 170, dan 156 KUHPidana.

Laporan polisi itu pun tertuang pada nomor LP/3.656/6/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ dengan pelapor atas nama Ronny Berty Talapessy. Kemudian untuk terlapor masih dalam lidik.

“Kami telah resmi melaporkan terkait dengan pengrusakan bendera Partai PDI Perjuangan. Pasal yang kami laporkan adalah Pasal 160, 170,156 KUHP terkait tindak pidana kekerasan, pengerusakan terhadap barang berupa pembakaran bendera PDI Perjuangan dan atau pengasuhan untuk menyatakan pernyataan permusuhan kebencian atau penghinaan terhadap golongan partai politik PDI Perjuangan,” kata pengacara DPD PDI-P, Ronny Talampesy, SH, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/06/2020).

Tim pengacara DPD PDI-P melapor ke Polda Metro terkait kasus pembakaran bendera. (Foto: PMJ News/ FJR).

Dalam laporannya tersebut, pihak PDI-P membawa barang bukti yakni berupa print out di media massa. Mereka juga membawa bukti berupa video aksi pembakaran bendera saat itu.

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Wiliam Yani mengatakan keberatan atas aksi pembakaran bendera partainya. Selain keberatan dengan aksi pembakaran bendera PDI-P, dia juga merasa kesal karena PDI-P selalu disangkutpautkan dengan PKI.

“Kami sebagai partai resmi yang diakui oleh UU keberatan dengan pembakaran bendera PDI Perjuangan dan kemudian menganggap kami adalah PKI,” kata Wiliam.

Kemudian, dia juga menyebut mempertanyakan alasan bendera PDIP yang dibakar oleh massa. Padahal, menurutnya, atribut partai tidak ada sangkutpautnya dengan aksi demonstrasi kemarin.

“Kita sendiri malah bingung kenapa bendera harus dibakar, apa hubunganya dengan demo yang mereka bawakan?,” beber Wiliam.

Dia juga menyebut untuk persoalan tersebut mereka serahkan ke pihak penegak hukum dan meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap dan mengusut dalang dari pembakaran bendera PDI-P tersebut.

“Kami meminta kepada pihak kepolisian selain pembakar itu tolong dicek juga ada nggak dalangnya, ada nggak orang dibelakangnya yang membuat suasana ini jadi panas,” pungkas Wiliam. (pmj/gah)
Reaksi: 

Berita Terkait

news 3481515518905596206

Terbaru






close





Populer

Comments

item