Menang di PN Banjarmasin, P3HI Berencana Polisikan Abdullah Cs


SIDANG gugatan yang Sidang yang di pimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, Moch. Yuli Jadi, SH, MH (Hakim Ketua), Jamser Simanjuntak, SH dan Sutiana Sawati (Hakim Anggota) oleh para advokat senior Kalimantan Selatan yang mengatasnamakan perwakilan dari empat organisasi advokat yang terdiri dari Himpunan Advokat dan Pengacara Indonesia (HAPI), Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI), Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) juga mengatasnamakan Tim Penyelamat Profesi Dan Etika Advokat terhadap Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) dengan keputusan menerima eksepsi dan dimenangkan oleh organisasi advokat P3HI.

“Hari ini proses persidangan Pengadilan Negeri Banjarmasin berjalan lancar dalam membacakan putusan yang mengikat dimana dimenangkan oleh P3HI atas gugatan para wakil dari empat organisasi advokat tersebut,” ucap M. Hafidz Halim, SH saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan seusai persidangan disebuah caffe di Banjarmasin, Selasa (7/7/2020).

Didampingi sejumlah advokat P3HI lainnya seperti Gerardus Wedo Ronga, Najib Ali, Syahruji, Marli, Illa, Agus Supiani, Normilawati dan Asmuni, tokoh muda Kotabaru ini menegaskan, dirinya sebagai advokat terlahir dari P3HI, sangat bersyukur PN Banjarmasin memenangkan Organisasi Advokat yang terlahir di Kalimantan Selatan, dan janjinya akan memperjuangkan P3HI dari orang orang yang ingin menjatuhkan harkat dan martabat Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) beserta pimpinan yang ada didalamnya.

"Dengan adanya putusan pengadilan Negeri Banjarmasin hari ini (7/7)2020) yang berkekuatan hukum tetap, bahwa P3HI diakui oleh Undang-undang secara sah dan meyakinkan merupakan sebuah organisasi advokat yang dapat berkiprah dalam penegakkan hukum sebagaimana organisasi lainnya," papar Halim dengan panggilan akrab Advokat muda ini.

Lebih jauh Hafidz Halim menyatakan, pihaknya setelah menerima putusan dari Pengadilan berencana melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap organisasi dan Pimpinan P3HI kepada pihak kepolisian Republik Indonesia atas tindakan tindakan yang secara terang terangan kepada publik menyatakan organisasi advokat P3HI illegal, tuturnya.

Senandung nada Gerardus Wedo Ronga menyatakan dengan tegas, bahwa Organisasi Advokat P3HI berencana melaporkan Advokat Abdullah cs kepolisi dengan tuduhan pencemar nama baik.

"Akibat dari perbuatan mereka tersebut membuat Marwah dan Martabat pimpinan dan organisasi advokat P3HI tercemar," tutur Advokat asal Nusa Tenggara Timur ini berujar kepada sejumlah wartawan.

Disaat ditanya oleh sejumlah awak media, apakah P3HI ada dirugikan dengan gugatan Abdullah CS yang mengaku sebagai perwakilan dari organisasi HAPI, IPHI, IKADIN dan AAI? Gerardus dengan tegas mengatakan kerugian yang kami alami tidak ternilai atas perbuatan mereka atas gugatan dan pernyataan mereka yang menyatakan organisasi P3HI dan advokat terlahir di P3HI ilegal, "pernyataan Abdullah cs tersebut tidak mendasar dan terkesan asal-asalan sehingga P3HI sangat dirugikan, celutus Gerardus Wedo Ronga yang merupakan salah satu Wakil Ketua Umum P3HI.

Ketua Umum P3HI saat diminta tanggapannya oleh sejumlah wartawan menyatakan rasa syukur nya kepada Allah SWT atas kemenangan yang diberikan.

"Allah bersama orang benar dan kemenangan P3HI atas Gugatan Abdullah cs adalah kemenangan rakyat Kalimantan Selatan khususnya dan juga merupakan kemenangan para advokat muda se Nusantara," tutur Dosen Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin ringkas kepada wartawa, Selasa (7/7/2020). (asp/haf)
Reaksi: 

Berita Terkait

daerah 2161125452168342070

Terbaru






close





Populer

Comments

item