Akses Jalan Ditutup, Warga Terpaksa Lawan Arus


AKSES masuk ke kantor Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara yang melintasi jalan komplek perumahan pemadam RW 17 Semper Barat ditutup mengakibatkan warga terpaksa harus melawan arus di Jalan Raya Cakung Cilincing untuk sampai ketujuan.  

Penutupan akses jalan ini sudah satu tahun lebih saat terjadinya pandemi hingga saat ini. Akibatnya banyak warga yang terkena dampak kecelakaan dan di tilang petugas lantaran terkena pelanggaran lalulintas.

"Kita sudah minta dan koordinasi dengan pengurus warga RW 17 maupun pihak asrama Damkar agar akses jalannya dibuka, namun keputusannya ada di Sudin," kata Solihin warga RW 1 Semper Barat Minggu.

Serupa disampaikan Benhard Sihotang Lurah Semper Barat menjelaskan, penutupan akses jalan di asrama komplek pemadam kebakaran sejak mewabahnya pandemi Covid 19 tahun lalu. Tidak dibukanya akses jalan tersebut alasannya masih ada warga yang isolasi mandiri.

"Kita sudah sampaikan keluhan ini namun belum ada ijin dari pihak sudin," kata Benhard  Sihotang.

Sementara itu Andyka Anggota DPRD DKI Jakarta menaggapi keluhan warga ini, ia meminta warga untuk mengusulkan keluhan ini melalui mekanisme tanda tangan warga diketahui oleh lurah. 

"Nanti surat keluhan ini akan kita sampaikan ke dinas terkait agar bisa dibuka," tuturnya.

Ekatio Kasudin Damkar Jakarta Utara menjelaskan, pihaknya membenarkan penutupan jalan, sebab selama masih pandemi pihaknya tidak akan membukanya

"Kami takut dan berisiko terhadap penghuni apabila akses jalan ini dibuka untuk umum lagi. Karena pengawasannya menjadi sangat sulit. Dan banyak petugas kami tinggal di komplek itu," ujarnya. (zal/rub)

Berita Terkait

news 7165487467052966211

Terbaru






close





Populer

Comments

item