Erick Diminta Tak Berhenti Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika


MENTERI BUMN Erick Thohir mengambil langkah tegas dengan memecat seluruh direksi PT. Kimia Farma Diagnostika imbas kasus antigen bekas di Bandara Kualanamu, Medan.

Salah satu pendukung Jokowi angkat bicara mengenai persoalan ini.

Ketua Umum Foreder Jokowi Aidil Fitrin mendukung pemecatan seluruh jajaran dan langkah yang dilakukan Erick Thohir ini. 

Kata dia, demi membangun kepercayaan publik kepada pemerintahan Jokowi sudah sepantasnya pelaku antigen bekas dapat di pidana dan di berhentikan dari jabatannya. 

"Saya sebagai Ketua umum Foreder    mendukung penuh langkah yang dilakukan menteri BUMN dan jajaran dalam melakukan tindakan tegas kepada Kimia Farma Diagnostika," ujar Aidil Fitri Rabu 19/5/2021.

Aidil Fitri mengatakan, persoalan kasus antigen bekas di Kualanamu merupakan persoalan yang merugikan masyarakat dan memalukan. Oleh karena itu, keputusan Mentri BUMN sangat tepat untuk memecat seluruh direksi PT Kimia Farma Diagnostika yang sudah merusak citra perusahaan BUMN. 

"Kejadian di Kualanamu itu persoalan yang sangat serius. Betul-betul meresahkan. Dan itu jelas tidak sesuai dengan semangat dari core value BUMN yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif".

Selain itu, dia juga meminta agar seluruh direksi BUMN yang terbukti tidak profesional dan malah merugikan rakyat, juga harus ditindak tegas. 

"Jangan hanya berhenti di Kimia Farma Diagnostika. Seluruh direksi BUMN yang tidak pro rakyat dan bahkan jika ada yang terbukti melakukan tindakan korupsi, harus dipecat. Saya yakin Menteri BUMN melakukan pemberhentian kepada direksi Kimia Farma Diagnostika sudah meminta arahan bapak Presiden Jokowi," jelansya.

Pemecatan yang diputuskan Erick, lanjutnya, sebagai pembelajaran untuk BUMN yang tidak punya sense of crisis sekaligus wujud punishment untuk kelalaian pengawasan aktivitas yang berakibat pada keselamatan banyak orang.

"Kami sangat mendukung perbaikan yang dilakukan oleh  Erick Thohir di BUMN beliau mempunyai pemikiran visioner, tegas, dan benar-benar berupaya mewujudkan BUMN yang pro-terhadap kepentingan rakyat," demikian Aidil. (daf/lis)

Berita Terkait

news 6642608639651033044

Terbaru






close





Populer

Comments

item